Lompat ke isi utama

Berita

Edukasi Pemilu Inklusif: Karena Semua Punya Hak yang Sama.

Disabilitas

Foto : Pemaparan materi kepemiluan oleh anggota Bawaslu Kota Mataram Efendi, S.IP (kir)

Halo Sahabat Bawaslu- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Mataram menggelar kegiatan penguatan pemahaman kepemiluan yang ditujukan bagi penyandang disabilitas. Kegiatan yang berlangsung hangat ini diselenggarakan di SMAN 6 Mataram, salah satu sekolah inklusi di Kota Mataram. Rabu (22/07/2026)

Pemilihan SMAN 6 Mataram sebagai lokasi kegiatan merupakan bentuk apresiasi Bawaslu Kota Mataram terhadap pihak sekolah yang dinilai berkomitmen tinggi menerima dan memfasilitasi siswa berkebutuhan khusus. Tercatat, pada tahun ini terdapat sekitar 17 siswa-siswi berkebutuhan khusus yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Hadir langsung dalam kegiatan ini Anggota Bawaslu Kota Mataram Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Parmas, dan Humas, Efendi, S.I.P., dengan didampingi Kepala Subbagian (Kasubag) Pencegahan, Pengawasan, dan Humas, Murni Kurnia, serta jajaran staf divisi pencegahan.

Siswa-siswi SMAN 6 Mataram tampak sangat antusias menyimak pemaparan materi kepemiluan yang disampaikan oleh Efendi. Dalam pemaparannya, Efendi menekankan pentingnya pemahaman demokrasi sejak dini melalui contoh-contoh sederhana di kehidupan sehari-hari, seperti Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) maupun Pemilihan Kepala Lingkungan (Pilkaling) bagi siswa yang telah genap berusia 17 tahun.

Khusus bagi pemilih disabilitas, Efendi memberikan penegasan terkait komitmen Bawaslu dalam mengawal hak-hak politik mereka pada Pemilu mendatang.

"Seluruh TPS nantinya akan kami kroscek secara ketat untuk memastikan sarana dan prasarana yang ada benar-benar ramah bagi penyandang disabilitas," tegas Efendi di hadapan para siswa.

Kedatangan tim Bawaslu Kota Mataram disambut hangat oleh Pelaksana tugas (Plt). Kepala SMAN 6 Mataram, Moh. Ridwan, S.Pd. Pihak sekolah mengapresiasi inisiatif Bawaslu yang mau turun langsung memberikan edukasi politik kepada para siswanya.

"Seluruh kegiatan positif yang masuk untuk kebaikan siswa/siswi kami disini (red: SMAN 6 Mataram), pasti akan di akomodir dengan baik. Siswa/siswi kami sangat antusias menerima wawasan dan pelajaran yang bersumber dari pihak eksternal. Harapannya, kalau perlu setiap bulan Bawaslu mengadakan kegiatan di sekolah kami," ujar Moh. Ridwan.

Antusiasme juga dirasakan langsung oleh para peserta. Kenzo, salah satu siswa berkebutuhan khusus disabilitas motorik kelas XI (sebelas), mengaku senang bisa mendapatkan wawasan baru mengenai Pemilu dan peran Bawaslu.

"Ini pertama kalinya saya mendapatkan informasi tentang kepemiluan. Terima kasih sudah memberikan pelajaran tentang Pemilu dan Bawaslu. Mungkin nanti saya akan cari informasi lebih lanjut tentang kepemiluan di Google," tutur Kenzo sambil melempar senyum tipis.