Lompat ke isi utama

Berita

Hasil Kolaborasi KPU Kota Mataram dan Bawaslu Kota Mataram, SMAN 2 Mataram Siap Wujudkan Pilketos Rasa Pemilu.

pilketos

Foto : Bawaslu Kota Mataram dan KPU Kota Mataram bersama Kepala Sekolah SMAN 2 Mataram

Halo Sahabat Bawaslu – Dalam upaya memperkuat literasi politik dan budaya berdemokrasi sejak dini, KPU Kota Mataram dan Bawaslu Kota Mataram melakukan kunjungan silaturahmi serta koordinasi ke SMAN 2 Mataram pada Senin (27/04/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menginisiasi kolaborasi program pendidikan demokrasi di lembaga pendidikan Kota Mataram.

Kunjungan ini dihadiri langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Mataram, Ketua dan Anggota KPU Kota Mataram, serta Kasubag KPU Kota Mataram bersama jajaran sekretariat. Rombongan penyelenggara Pemilu tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, S.P., M.Pd., yang didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Lalu Iskandar, S.Pd.

Ketua KPU Kota Mataram, Edy Putrawan, membuka diskusi menyampaikan tujuan utama dari program ini. Menurutnya, sekolah memiliki potensi besar untuk menjadi tempat mempraktikkan proses demokrasi secara nyata.

"Kegiatan ini nantinya akan menyajikan proses demokrasi secara riil, tentu dengan melakukan elaborasi antara aturan sekolah dan aturan Pemilu yang berlaku. Melalui pertemuan ini, kami bermaksud menanyakan kesiapan pihak sekolah untuk merealisasikan program tersebut," ujar Edy.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Bawaslu Kota Mataram, Muhammad Yusril, menegaskan bahwa niatan KPU dan Bawaslu adalah menjadikan sekolah sebagai laboratorium pendidikan politik sebagai fondasi awal bagi siswa.

"Ke depan, besar kemungkinan siswa-siswi ini akan menjadi penyelenggara, bahkan peserta Pemilu. Melalui sekolah, mereka tidak hanya sekedar belajar mata pelajaran sesuai kurikulum, tetapi juga dapat menyampaikan nilai-nilai demokrasi kepada kerabat dan keluarga di luar sekolah, karena mereka sudah mendapatkan pendidikan demokrasi sesuai dengan aturan Pemilu di Indonesia," jelas M. Yusril.

Menanggapi rencana kolaborasi tersebut, Kepala Sekolah SMAN 2 Mataram, Abdul Kadir Alaydrus, menyambut baik inisiatif KPU dan Bawaslu. Pihaknya menyatakan siap untuk memfasilitasi program ini dengan sebaik mungkin.

Abdul Kadir menyampaikan bahwa SMAN 2 Mataram memiliki agenda pemilihan Ketua OSIS yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus mendatang. Ia membuka ruang bagi KPU dan Bawaslu untuk berkoordinasi secara teknis saat proses pemilihan tersebut berlangsung.

"Terima kasih sudah hadir di SMAN 2 Mataram dan menjadikan kami sebagai pilot project, pada dasarnya, SMAN 2 Mataram sudah terbiasa melakukan pemilihan Ketua OSIS yang mengadopsi mekanisme Pemilu. Mulai dari pendaftaran bakal calon, kampanye, debat, hingga proses pencoblosan, semuanya kami lakukan semirip mungkin dengan Pemilu di Indonesia, dengan adanya program ini, kami semakin terbantu dan pasti ada ilmu baru didapatkan oleh siswa/siswi disini" jelas Abdul Kadir.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, Bawaslu Kota Mataram, KPU Kota Mataram dan SMAN 2 Mataram sepakat untuk melanjutkan program pendidikan demokrasi tersebut. Hal-hal teknis akan segera dirampungkan, termasuk penyelarasan dengan aturan yang sudah berjalan di sekolah, juga berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan kolaborasi ini tetap berjalan kondusif dan tidak mengganggu proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMAN 2 Mataram.