Lompat ke isi utama

Berita

Optimalkan Momen Ramadhan, Bawaslu Kota Mataram Siapkan Program Partisipatif.

zoom meeting

Foto : tangkapan layar zoom meeting arahan Anggota Bawaslu Provinsi NTB, Hasan Basri.

Halo Sahabat Bawaslu – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Mataram mengikuti rapat koordinasi daring melalui zoom meeting yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (11/02). Pertemuan ini fokus pada penyusunan program bertajuk "Ngabuburit Pengawasan" yang akan dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan.

Dipimpin langsung oleh Bawaslu Provinsi NTB dengan mengundang Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) dari seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala Sub Bagian Pencegahan, Parmas dan Humas serta staf.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Kota Mataram, Efendi, didampingi Kepala Sub Bagian (Kasubag) P2H, Murni Kurnia dan Staf.

Dalam arahannya, Kordiv P2H Bawaslu NTB, Hasan Basri, menekankan pentingnya bagi lembaga pengawas pemilu untuk tetap hadir di tengah masyarakat dalam setiap momentum, termasuk saat bulan Ramadhan.

"Bawaslu harus hadir pada setiap momen agar tetap terlihat eksis, namun substansinya harus tetap masuk. Di bulan Ramadhan, banyak sekali momen dan kegiatan yang dapat dimanfaatkan oleh Bawaslu dalam menyusun program," ujar Hasan Basri.

Mengingat saat ini sedang berada dalam masa non-tahapan pemilu, Hasan Basri menggaris bawahi bahwa program yang disusun tidak harus bergantung pada anggaran yang besar. "Ngabuburit Pengawasan" dirancang sebagai kegiatan non-anggaran namun memiliki dampak edukasi yang tinggi.

"Jangan sampai Bawaslu kehilangan momen pada bulan Ramadhan untuk menjelaskan nilai-nilai pengawasan dan demokrasi dengan perspektif bulan Ramadhan," tegasnya.

Bawaslu Kota Mataram berkomitmen untuk segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan menyusun program yang konkret. Diharapkan, program yang dirancang selama bulam Ramadhan ini mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pengawas pemilu dan masyarakat Mataram sepanjang bulan suci.