Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi Bawaslu Kota Mataram dan KPU Kota Mataram Siapkan Pilketos Rasa Pemilu.

Kolab

Foto : Rapat Koordinasi Bawaslu Kota Mataram dan KPU Kota Mataram Dalam Rangka Program Pendidikan Politik pada Lembaga Pendidikan di Kota Mataram.

Halo Sahabat Bawaslu - Dalam upaya memperkuat literasi dan karakter demokrasi bagi generasi muda, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Mataram menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 15 April 2026, pukul 14.00 WITA, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kota Mataram.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Mataram, Ketua dan Anggota KPU Kota Mataram, serta Kepala Sekretariat beserta jajaran Kasubag KPU Kota Mataram.

Ketua Bawaslu Kota Mataram, Muhammad Yusril, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa agenda utama rapat ini adalah untuk merancang program kolaborasi pendidikan politik di lingkungan lembaga pendidikan. Ia menekankan pentingnya pembentukan karakter demokrasi yang pertama dimulai untuk siswa/siswi melalui simulasi Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) di tingkat SMA.

"Tujuan utama kita adalah menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada para siswa melalui simulasi yang terstruktur. Kita akan membahas secara mendalam mengenai teknis pelaksanaan agar prosesnya berjalan dengan baik," ujar M. Yusril.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kota Mataram, Efendi, menekankan pentingnya aspek inklusivitas dalam pendidikan politik ini. Efendi mengusulkan agar program tersebut juga menyasar sekolah inklusi di Kota Mataram yang memiliki siswa-siswi berkebutuhan khusus. 

"Kita perlu memastikan pendidikan politik ini dapat diakses dan mengakomodir seluruh lapisan siswa, termasuk di sekolah inklusi yang memiliki siswa/siswi berkebutuhan khusus," tegas Efendi.

Ketua KPU Kota Mataram, Edy Putrawan, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai sinergi antar penyelenggara pemilu di tingkat kota merupakan langkah strategis dalam mengedukasi pemilih pemula. 

"Ini adalah bentuk kolaborasi yang sangat baik. Kami sepakat untuk menyamakan persepsi dan koordinasi dalam pelaksanaan Pilketos. Sebagai langkah awal, SMA Negeri 2 Mataram akan menjadi pilot project," jelas Edy.

Dalam diskusi yang berkembang, Anggota Bawaslu Kota Mataram, Bambang Suprayogi, memberikan masukan strategis terkait keberlanjutan program. Ia menyatakan bahwa setelah pilot project di SMA 2 Mataram berjalan, cakupan kegiatan perlu diperluas ke sekolah-sekolah lain di Kota Mataram agar dampaknya dirasakan lebih luas oleh siswa.

Dalam sesi pembahasan teknis, Bawaslu Kota Mataram dan KPU Kota Mataram mendiskusikan detail pelaksanaan, mulai dari tahapan koordinasi hingga potensi kendala di lapangan. Fokus utama adalah memastikan pemilihan ketua osis dilaksanakan semirip mungkin dengan proses demokrasi nyata di Indonesia, termasuk pembahasan mengenai pembiayaan kegiatan.

Sebagai hasil dari rapat koordinasi ini, disepakati beberapa poin tindak lanjut salah satunya Koordinasi ke Sekolah, KPU dan Bawaslu akan segera menjadwalkan pertemuan koordinasi dengan pihak SMA Negeri 2 Mataram, dukungan Logistik dari KPU Kota Mataram menyatakan kesanggupannya dalam mendukung pendistribusian logistik dan perlengkapan selama proses pemilihan serta menyusun regulasi bersama beserta tahapan-tahapan yang akan dilaksanakan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan pemilih cerdas di masa depan sekaligus memberikan pemahaman komprehensif bagi seluruh siswa, tanpa terkecuali, mengenai pentingnya integritas dalam sebuah proses demokrasi.